Taman Kartini Madiun adalah salah satu ruang
terbuka hijau (RTH) di
Kota Madiun
seluas 552,53 meter persegi. Nama taman ini sama dengan nama jalannya, yaitu
Jalan Kartini. Keberadaannya sangat penting untuk menjaga kebersihan udara,
menambah keindahan kota, dan lokasi kegiatan masyarakat dalam berbagai
bidang.
Lokasi
Taman Kartini berada di Jalan R.A. Kartini
Nomor 7, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo,
Kota Madiun, Jawa Timur. Taman ini ada di perempatan Jalan Dr. Sutomo, Jalan Diponegoro,
dan Jalan R.A. Kartini. Jadi, selagi asap dari knalpot kendaraan bermotor
mengotori udara di perempatan yang ramai tersebut, semua tanaman dan pohon di
Taman Kartini akan menyaring dan menambah kesejukan udara.
|
|
Dokumentasi Pribadi: Taman Kartini Madiun di sebelah selatan
|
Di sebelah utara taman ada Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh di Indonesia. Di sebelah barat taman ada SMP Negeri 13
Madiun, TK Kartika IV-21, dan Parking Area.
Fasilitas
Keterangan: Pengamatan dilakukan pada
tanggal 5 Januari 2023
Fasilitas yang disediakan di Taman Kartini
Kota Madiun
antara lain:
- Kursi taman
- Lampu taman klasik
- Tempat sampah
Selain itu, ada beberapa
booth container yang menjadi tempat pedagang minuman dan makanan
ringan berjualan. Pengunjung bisa datang kapan saja ke Taman Kartini karena
pepohonan di sana jumlahnya banyak dan rindang sehingga meski matahari tepat
di atas kepala, panas matahari tidak akan menembus naungan
pohon.
Bentuk trotoar di Jalan Kartini sama seperti
trotoar di jalanan
Kota Madiun
yang sudah diperbarui. Permukaan trotoar berupa lantai granit sehingga tidak
licin, terutama saat terkena air hujan. Bagian pinggir trotoar dibatasi
dengan kanstin dan terdapat
guiding block berwarna kuning untuk
membantu pejalan kaki penyandang tuna netra. Guna menambah keindahan dan
pendukung trotoar ditambahkan
bollard berbentuk lingkaran dengan
gambar dan warna cat yang mencolok sehingga memberikan kesan artistik.
Taman Kartini
Taman Kartini dibagi menjadi dua bagian,
yaitu taman di sebelah selatan Jalan Kartini dan taman di sebelah utara
Jalan Kartini. Taman yang berada di sebelah selatan Jalan Kartini ukurannya
lebih sempit, tetapi para penjual aktif berjualan di sana dan trotoarnya
lebih lebar. Kursi taman dan mejanya disediakan di taman sebelah selatan.
Taman di sebelah utara lebih difungsikan sebagai daerah hijau dengan banyak
tanaman hias dan pohon. Kendaraan roda dua dapat diparkir di pinggir taman
sebelah selatan, sedangkan kendaraan roda empat harus diparkir sedikit lebih
jauh dari taman supaya tidak menghalangi jalur pengguna jalan lain mengingat
taman berada tepat di lampu lalu lintas.
|
|
Dokumentasi Pribadi; Taman Kartini Madiun di sebelah utara
|
Taman Kartini menjadi
rest area untuk
wisata sepeda di dalam
Kota Madiun
karena termasuk dalam rute wisata sepeda sepanjang 15 km. Sebelumnya, lokasi
dari Taman Kartini ditempati oleh pertokoan berukuran kecil. Pada tahun
2016, semua pertokoan tersebut dirobohkan untuk pembangunan RTH Kartini.
Hasilnya adalah sebuah taman yang memanjang di dekat lampu lalu lintas Jalan
Kartini.
Pada tahun 2021, trotoar di Jalan Kartini
dipermak menjadi lebih bagus dan lebar, tetapi jumlah pohon dikurangi. Salah
satu jenis pohon yang ada di Taman Kartini adalah Pohon Trembesi yang
memiliki dahan yang panjang dan kuat serta daun yang rimbun. Pada
malam hari, taman disinari oleh lampu taman klasik yang menenangkan. Papan
nama taman menggunakan neon box tulisan sehingga nama taman terlihat dengan
jelas di malam hari sekaligus menambah keindahan taman. Tidak jauh dari
taman ada kafe yang selalu ramai di malam hari.
Kondisi Taman Kartini saat Pengamatan Tanggal 5 Januari 2023
Taman Kartini Madiun bersih dari sampah dan
masih terawat dengan baik. Pengunjung taman kebanyakan datang pada siang
hari untuk beristirahat dari pekerjaan, khususnya jasa ojek online.
Pengunjung lebih memilih untuk duduk di taman sebelah selatan karena lebih
dekat dengan penjual makanan dan minuman serta tempat parkir kendaraan roda
dua. Meskipun taman sebelah utara sepi pengunjung, kebersihannya masih
terjaga dengan baik. Pengguna jalan yang berhenti di depan lampu lalu lintas
Jalan Kartini juga merasa nyaman karena pemandangan kanan-kiri jalan dihiasi
banyak tanaman dan pohon dari Taman Kartini.
Tugu Koperasi
Di dekat Taman Kartini terdapat sebuah
tugu yang sudah ada sebelum Taman Kartini dibangun. Di tubuh tugu
terpasang tulisan slogan “Madiun Kota Koperasi” dan logo koperasi di
bawahnya. Oleh karena itu, tugu ini disebut dengan Tugu Koperasi. Bentuk
tugu seperti obelisk, tetapi di puncaknya datar untuk menopang bagian
berbentuk nyala api seperti di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Di atas
tulisan slogan “Madiun Kota Koperasi” ada logo
Kota Madiun.
Tugu Koperasi
Kota Madiun
sudah lama tidak mendapatkan perhatian seperti tugu lain di
Kota Madiun. Sebelum pemerintah
Kota Madiun
menertibkan dan menata papan reklame yang tersebar di jalanan kota, Tugu
Koperasi terhalang oleh papan reklame yang besar. Saat pengamatan tanggal
10 Januari 2023, papan reklame atau spanduk yang dipasang di depan Tugu
Koperasi sudah ditertibkan. Hanya tersisa satu papan reklame yang
posisinya bersebelahan dengan Tugu Koperasi. Halaman di belakang tugu
digunakan sebagai rumah makan yang seluruh komponen bangunannya bertema
container. Jadi, kondisi Tugu Koperasi menjadi lebih bersih dan lebih
mudah dilihat dari perempatan jalan.
Prasasti yang ada di tugu bertuliskan
sebagai berikut:
Surat Keputusan
Dewan Pimpinan Paripurna
Dewan Koperasi Indonesia
Nomor: SKEP/384/DEKOPIN/V/1985
Tentang
Proyek Perintis Kota Koperasi Swadaya
KODIA MADIUN
Ketua DEKOPINDA Kodia Madiun
Drs. SOEKARNO HADIKOESOEMO
|
|
Dokumentasi Pribadi: Tugu Koperasi Kota Madiun
|
Sumber:
-
RTH Kartini, Wajah Baru Dalam Revitalisasi Kota Madiun. (2020,
November 3). Diakses pada Januari 7, 2023 dari
kimbanjarejo.madiunkota.go.id:
https://kimbanjarejo.madiunkota.go.id/2020/11/03/rth-kartini-wajah-baru-dalam-revitalisasi-kota-madiun/
pukul 0.35 WIB
-
Paru-Paru Kota Madiun Menambah Estetika. (2022, Desember 24).
Diakses pada Januari 7, 2023 dari radarmadiun.jawapos.com:
https://radarmadiun.jawapos.com/berita-daerah/madiun/24/12/2022/paru-paru-kota-madiun-menambah-estetika/
pukul 0.35 WIB
Komentar
Posting Komentar